Langsung ke konten utama

8 Kelemahan Investasi Properti



Kendati memiliki delapan keunggulan, investasi
properti pun memiliki beberapa kelemahan dibanding investasi di sektor
lain. Hal ini tidak terlepas dari sifat properti yang tak dapat dipindah, lokal, dan beragam.

Seorang
investor perlu mengetahui delapan kelemahan investasi properti, agar
dapat mengantisipasi kerugian dan menambah nilai properti tersebut.

Dinukil dari buku “Cara Kaya Melalui Properti”, inilah delapan kelemahan investasi properti:

1. Beban Perawatan (Management Burden)
Pemilik
atau investor properti tak dapat membiarkan investasinya berjalan
dengan hasil yang meningkat terus menerus, tanpa memastikan properti
tersebut dalam keadaan baik. Dia juga mesti mengeluaran biaya tambahan
guna merawat kondisi bangunan agar income dari sewa bisa meningkat.

2. Investasi Padat Modal (High Capital Investment)
Investasi
properti pun dapat dikatakan sebagai investasi yang bersifat padat
modal (capital intensive). Mengapa demikian? Karena semakin besar modal
yang ditanamkan dalam properti, relatif semakin besar pula hasil yang
didapatkan investasi properti tersebut.

3. Keterjangkauan Investasi (Affordability Investment)Dalam
bisnis properti, harga mencerminkan kondisi penawaran dan permintaan.
Harga properti ditetapkan berdasarkan sifat-sifat pasar lokal serta tren
yang memengaruhi permintaan dan penawaran properti.

Ada satu perbedaan signifikan antara menilai properti dan saham, yaitu  affordability. Affordability tidak
menjadi isu dalam saham, karena transaksi pembelian saham dilakukan
secara tunai. Sebaliknya, transaksi properti biasanya merupakan
pembelian leverage yang melibatkan pembiayaan dari bank.

4. Biaya Transaksi yang Tinggi (High Cost Transaction)Untuk
berinvestasi di sektor properti, Anda harus mengeluarkan biaya yang
lebih tinggi dibanding berinvestasi di sektor lain. Biaya-biaya tersebut
berupa pajak, antara lain: PPH (5% yang dikenakan bagi penjual) dan
BPHTB (5% yang dikenaan bagi pembeli). >>baca: Pajak-pajak Terkait Properti
5. Waktu Lama untuk Membeli (Time Consuming Acquisition)Membeli
properti yang sesuai keinginan tidak bisa dalam tempo singkat, bisa
dalam hitungan minggu atau bulan. Hal ini juga dijelaskan dalam sifat
properti yang tidak likuid (lack of liquidity).

Bahkan
seorang pakar properti dari Amerika Serikat mengatakan, carilah 100
properti, pilih tiga yang terbaik, untuk mendapatkan satu properti yang
diinginkan (Formula 100:3:1).

6. Terbatasnya Pengetahuan (Lack of Knowledge)Pengetahuan yang terbatas disebabkan karena properti yang bersifat lokal (localized). Harga sebuah rumah di satu tempat, belum tentu sama dengan di tempat lain. Hal ini membuat investor harus jeli dan membuat survei terhadap di lokasi incarannya.  
7. Penyusutan Bangunan (Building Depreciation)Investasi
properti yang berbasis pada tanah dan bangunan, walaupun dari tahun ke
tahun meningkat—akibat harga tanah yang meningkat akibat
kelangkaan—namun bangunan di atasnya secara teoritis memiliki umur. Hal
ini berbeda dengan tanah yang memiliki umur panjang alias abadi. Secara
teoritis, bangunan dapat berumur 20, 30, atau 40 tahun, tergantung
fungsi, kualitas, dan standar kekokohan bangunan (konstruksi).

8. Hancur Bila Terjadi Bencana Alam (Physical Hazard)Dibandingkan
dengan investasi lain, investasi properti memiliki risiko kehancuran
tanah dan bangunan yang bisa disebabkan gempa, tanah longsor, tsunami
dan lain-lain. Namun, hal ini sebenarnya dapat diatasi dengan asuransi,
sehingga secara praktis kehancuran akibat bencana dapat dihilangkan
dengan biaya tambahan untuk membayar premi asuransi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tata Tertib Rukun Tetangga (RT) 01 Perumahan Griya Mustikasari

TATA TERTIB WARGA RUKUN TETANGGA  (RT) PERUMAHAN GRIYA MUSTIKASARI RUKUN TETANGGA (RT) 01, RUKUN WARGA (RW) 09 KELURAHAN  MUSTIKASARI, KECAMATAN MUSTIKAJAYA, KOTA BEKASI KEPUTUSAN KETUA RT.01  RW.09 NOMOR : 001 / RT.01 / XI / 2011 TENTANG TATA TERTIB WARGA RUKUN TETANGGA (RT) 01 Bismillahirrahmanirrahim, Ketua Rukun Tetangga (RT.01), Rukun Warga (RW.09) Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi Menimbang : Bahwa, seiring dengan perkembangan jumlah warga yang menghuni wilayah RT.01 terus bertambah, seiring memunculkan tindakan-tindaakan warga yang dapat mengganggu ketertiban, ketentraman, kebersihan dan kenyamanan warga RT.01 secara umum. Bahwa, tidak adanya kesamaan pandang tentang hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh warga RT.01 yang berkaitan dengan usaha menjaga ketertiban, ketentraman, kebersihan dan kenyamanan warga sangat dimungkinkan menimbulkan gesekan antar warga. Bahwa, sampai saat ini belum...

Informasi Trayek Koperasi Angkutan Kendaraan Bekasi (KOASI)

KOASI atau Koperasi Angkutan Bekasi adalah sebuah kendaraan angkutan umum perkotaan dengan bentuk mirip Suzuki Carry atau Mitsubishi T-120 SS. KOASI merupakan kendaraan angkutan utama yang ada dan melayani seluruh wilayah Bekasi. Karena distribusinya yang merata disetiap pelosok wilayah Bekasi, KOASI menjadi pilihan utama bagi para pengguna jasa angkutan umum. KOASI di Bekasi terdiri dari beberapa tipe, antara lain tipe Elf (setengah bis), tipe Carry dan tipe Kijang. Tipe Elf digunakan untuk jalur jauh atau melintasi tol (misalnya K-45 dan K-50 Bekasi-Cikarang melewati Tol Jakarta Cikampek atau K-01 Perumnas 3 Bekasi-Pulo Gadung). Tipe Kijang melayani ruas Pondok Gede/Pekayon-Terminal Bekasi dan sebagian melayani ruas Perumnas 3 Bekasi-Pulo Gadung. Tipe Carry melayani sebagian besar trayek dengan bentuk seperti pada ilustrasi gambar. Bagi orang non Bekasi, salah satu hal yang memusingkan dari keberadaan KOASI adalah jumlahnya yang sangat banyak. Sampai dengan saat ini terca...

History Perumahan Griya Mustikasari, Kota Bekasi

History Perumahan GRIYA MUSTIKASARI adalah salah satu produk perumahan dari pengembang PT. PERSADA BAKTI JAYA. Perumahan GRIYA MUSTIKASARI mulai dipasarkan tahun 2000. Perumahan GRIYA MUSTIKASARI direncanakan sebagai sebuah komplek perumahan modern dengan lingkungan yang aman, nyaman dan asri, hal ini tercermin didalam Moto GRIYA MUSTIKASARI yaitu “ Perumahan Asri Idaman Keluarga “. Di atas luas areal 9 Ha, dengan rencana total unit rumah yang akan dibangun sebanyak lebih kurang 600 unit rumah, sampai dengan akhir tahun 2007 telah terjual lebih kurang 600 unit dan telah dihuni sebanyak 550 kepala keluarga.  Location Perumahan GRIYA MUSTIKASARI yang terletak sangat strategis yaitu di Mustikasari – Kota Bekasi, berjarak hanya 2 km dari Gerbang Tol Bekasi Timur ( belok ke kanan ke arah Bantar Gebang ). Perumahan GRIYA MUSTIKASARI terletak di antara Mega proyek seperti Legenda Wisata, dimana banyak sarana transportasi dari Angkutan Umum 43 dan 19A. Product Perumahan GRIYA MU...